#SuaraKedua: Pentingnya Literasi Digital
Setiap orang punya pemahaman soal literasi, namun siapa sangka kata ini memiliki arti yang luas dan dinamis.
Literasi, atau dikenal dengan pendalaman suatu objek dalam kehidupan mengartikan bahwa manusia berhak mempelajari sesuatu. Meskipun kata ini terbilang asing, namun saat ini terus digemakan sampai berkembang pada dimensi-dimensi berbeda.
Literasi kali ini bukan tentang teori atau praktikalnya, tetapi sejauh mana peran literasi dalam kehidupan? Apakah sudah mampu membendung ilusi-ilusi di kehidupan nyata?
Mengamati Serentak Gema Literasi di Indonesia
Peran literasi paling krusial hanya mengaitkan pola pikir dan tingkah laku, padahal masih banyak ke-literasi-an diperlukan untuk masyarakat.
Terutama pada mempelajari dunia digital, masyarakat belum mampu pada titik kepuasannya. Namun, selangkah demi selangkah masyarakat akan jauh lebih memahami apa sebenarnya literasi di bidang digital.
Pada dasarnya, mempelajari digital adalah memahami sistem kehidupan bersifat matriks. Ada bagian tertentu yang punya batas dan tidak, semuanya bergantung pada tingkat kemampuan mencapai batas tersebut.
Lalu, peran literasi terhadap dunia digital pada masyarakat adalah mengarahkan pemahaman dan pola pikir yang luas. Bukan berbicara mengenai kesulitan hidup, tapi bagaimana memecahkan problematika yang ada dengan sistem yang disusun rapi.
Peran selanjutnya adalah merancang sistematika berpikir kritis. Kritis disini tidak selalu menentang, namun dalam ilmu literasi menyudut pada ketajaman analisa seseorang agar mendapat kebenaran yang hakiki.
Kemudian, peran sosial-ekonomi berakar dari literasi. Kemampuan adaptasi yang baik merupakan output literasi yang sangat diperhitungkan. Selanjutnya, pada nilai budaya, kemampuan itu bisa menjadi arah fokus terbaik untuk masyarakat.
Kualitas Literasi dalam Dunia Digital untuk Kemajuan Masyarakat
Penguatan literasi digital diperlukan dalam setiap kehidupan masa kini. Bahkan dalam perkembangan media sosial pun, perusahaan TikTok memiliki program akselerasi guna mewujudkan program penguatan literasi nasional.
TikTok Dukung Akselerasi Literasi Digital Nasional Indonesia https://t.co/3EzfIiJc6C pic.twitter.com/iQy86UARqD
— Investor Daily (@InvestorID) September 8, 2021
Menggunakan media digital dalam melakukan berbagai hal adalah cara hidup yang terlalu materialis, namun tidak bisa dipungkiri dapat menyelamatkan kehidupan jangka panjang.
Lalu, bagaimana cara meningkatkan literasi digital pada masyarakat awam? Solusinya adalah sistematika berpikir yang mirip dengan digital itu sendiri. Bukan cara melawan namun menyeimbangkan.
Literasi tidak akan pernah mati, selagi masyarakat sadar pentingnya belajar sejak dini sampai mati. Dunia selalu bersikap dinamis, namun tak jarang manusia selalu berusaha menghidupkan sikap egois.

Komentar
Posting Komentar