#SuaraPertama : Kita Tidak Bisa Diam Saja!


Mengapa kita mesti meresahkan hal-hal yang sama sekali tidak memberikan impact, pun kita terlalu menyikapi berita dan showbiz di media. Sebenarnya masyarakat Indonesia sudah jengah dan hampir putus asa melihat kondisi masa kini, sebab bencana demi bencana terus menggempur dan muncul pertanyaan di mata dunia; kenapa Indonesia masih tetap hidup dan berkembang?

Berbagai opini dari publik daerah terangkum sudah, mestinya menjadi jawaban untuk kemajuan negeri ini. Pasti semua ingin mengubah bencana menjadi biasa saja, namun rintangan dan hambatan terus ada, seperti kekacauan di komunal sendiri, perdebatan yang tiada henti, perpecahan atas nama keadilan dan kesejahteraan pribumi sampai terjadinya kerusuhan di jalanan dan berakhir tertangisi.

Ada yang mengatakan bahwa semua bencana ini tersusun secara sistematis oleh kelompok berkepentingan, ada juga yang beropini bahwa semua yang terjadi hanyalah akal-akalan untuk memudahkan laju bisnis antara orang negara dan orang globalis. Semuanya tampak mengecewakan, kita yang menjadi penonton sandiwara di tepi kali dan sawah, malah terkena imbasnya bahkan lebih besar daripada mereka yang berkuasa. Sehingga opini yang terus bermunculan, spekulasi yang dibungkam dan dibutakan, berita-berita kebenaran yang diberangus tanpa kemanusiaan, hingga akhirnya kebaikan hanya menjadi bulan akibat panasnya cibiran.

Sedikit pesan yang tertinggal dan harus diutarakan; tidak ada kata menang kalau tidak ada pergerakan, tidak ada kata menang kalau tak mau bersatu, dan tiada kata menang kalau hanya diam di tempat. Jika suara tak lagi mau didengar, lantas bersiaplah untuk malu dan mendekam di gubuk penderitaan. Sekian, terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BAHASA INDONESIA: MEMPERKOKOH BAHASA SEBAGAI PERSATUAN